Kita sejenis daun..
Menepih lalu bersarang
Entah keberapa dan kemana kita akan tetap seperti debu dan abu
Kau dan aku
Masih tetap seperti kita
Menyulam senyum di bibir pantai,
di bawah cahaya senja
Kala itu....,
Mungkin saja kau masih ingat...
Ketika kita bersua di beranda desa kita
Kau menyulam kata di bibir manismu
"Aku sayang kamu.."
Meski kau tahu aku diam
Kau masih ketika kita mengaduh
Meriak..
Berlari... ,
Lalu kau terjatuh....
Dan kita tertawa lepas
Bebas...
Kau ingat waktu itu
Senja sedang bergurau meramuh kisahnya sendiri
Di merapuh mimpi yang kita ceritakan ternyata senja tak merekamnya
Kau dan aku kehilangan nahkodanya
Sebab kita tidak akan pernah sama..
Aku daun dan kau rantingnya...
Jika kita berpisah...
Ia akan menyelinap masuk dirimu
Kapanpun..
Diamanapun..
Semaunya..
Sebab kita adalah fajar dan senja kehidupan waktu ini..
Masih di mei yang sama waktuku kisahkan kepadaNya
Oleh : chan setu
Refleksi Bulan Maria..
Berdiam dalam naungan sabda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar