Kamis, 03 Mei 2018

Masih di mei

Kita sejenis daun..

Menepih lalu bersarang

Entah keberapa dan kemana kita akan tetap seperti debu dan abu



Kau dan aku

Masih tetap seperti kita

Menyulam senyum di bibir pantai,

di bawah cahaya senja



Kala itu....,



Mungkin saja kau masih ingat...



Ketika kita bersua di beranda desa kita

Kau menyulam kata di bibir manismu

"Aku sayang kamu.."

Meski kau tahu aku diam



Kau masih ketika kita mengaduh

Meriak..

Berlari... ,

Lalu kau terjatuh....

Dan kita tertawa lepas

Bebas...



Kau ingat waktu itu

Senja sedang bergurau meramuh kisahnya sendiri

Di merapuh mimpi yang kita ceritakan ternyata senja tak merekamnya

Kau dan aku kehilangan nahkodanya

Sebab kita tidak akan pernah sama..

Aku daun dan kau rantingnya...



Jika kita berpisah...

Ia akan menyelinap masuk dirimu

Kapanpun..

Diamanapun..

Semaunya..

Sebab kita adalah fajar dan senja kehidupan waktu ini..

Masih di mei yang sama waktuku kisahkan kepadaNya





Oleh : chan setu



Refleksi Bulan Maria..

Berdiam dalam naungan sabda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar