Pagi baru saja bertamu di surga kecil kita
Mampirlah embun
Ku harap kau suguhkan secangkir kopi
Biar aroma pagi menyengat tubuhmu
Jika siang mendahulu ceritamu
Akhiri saja...
Tunggulah senja biar binar matamu tak perlu redup
Aku masih disini
Di dasar hati yang menitih
Lelah di lembaran bisu..
Kau tak harus takut
Senja masih singgah di meja perjamuan kita
Sebentar, kita akan tahu
Siapa yang mendahului kita terlelap...
Mimpi...
Aku
Kau
Atau kita
Mungkin saja...
Februari,2018
Che st.
* tentang sebuah rindu untuk gadis berwajah puisi. K.M.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar